Abstract :
Latar Belakang: Prevalensi depresi pada lansia di dunia sekitar 8-15%, hasil survey dari berbagai negara diperoleh prevalensi rata-rata depresi pada lansia
adalah 13,5%. Prevalensi lansia depresi pada tahun 2020 diprediksi akan terus mengalami peningkatan terutama di negara-negara berkembang yaitu sebesar
15,9%. Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan pada lansia. Penyebab depresi pada lansia salah satunya adalah ada atau tidaknya keluarga.
Tujuan : Untuk mengetahui adakah perbedaan tingkat depresi pada lansia wanita
yang memiliki keluarga dengan lansia wanita yang tidak memiliki keluarga di
BPSTW (Panti Sosial Tresna Werdha) Budi Luhur Kasongan Bantul.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitain kuantitatif dengan jenis
penelitian komparasi dengan menggunakan rancangan Cross Sectional. Penelitian
dilakukan pada bulan Mei 2019 dengan subjek penelitian lansia yang memiliki
keluarga dan lansia yang tidak memiliki keluarga di PSTW Budi Luhur Kasongan
Bantul berjenis kelamin wanita. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total
Sampling sejumlah 56 responden. Analisa data dengan menggunakan uji t-test.
Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil tingkat depresi lansia wanita
yang memiliki keluarga tidak depresi 9 lansia wanita (33,3%), depresi ringan 17
lansia wanita (63,0%) dan depresi berat 1 lansia wanita (3,7%). Tingkat depresi
lansia wanita yang tidak memiliki keluarga tidak depresi 8 lansia wanita (27,6%),
depresi ringan 19 lansia wanita (65,5%) dan depresi berat 2 lansia wanita (6,9%).
Hasil uji statistik menggunakan Uji Independent Sampel T-Test didapatkan nilai pvalue
0,100
(>0,05).
Simpulan: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat depresi pada lansia wanita yang memiliki keluarga dengan lansia wanita yang tidak memiliki keluarga di BPSTW Budhi Luhur Bantul Yogyakarta.
Kata Kunci: Depresi, Keluarga, Lansia