Abstract :
Latar Belakang: Masalah pada bayi baru lahir (BBL) salah satunya adalah
infeksi sebanyak 24%-34%. Masalah pada bayi dapat diminimalkan dengan
perawatan BBL di 28 hari kehidupan bayi seperti pemberian ASI, memandikan
bayi, membersihkan tali pusat, mengenakan pakaian, dan menghangatkan bayi.
Perawatan BBL yang dilakukan oleh peran seorang ibu tidak terlepas dari
dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan yang dapat mempengaruhi
kemampuan ibu merawat bayi.
Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan keluarga dan dukungan petugas
kesehatan dengan kemampuan ibu merawat BBL di RSUD Wates Kulon Progo.
Metode: Desain dalam penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan
pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode total
sampling dengan jumlah 50 responden. Instrumen penelitian menggunakan
kuesioner pada variabel dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan serta
instrumen lembar observasi pada variabel kemampuan ibu merawat BBL.
Analisis bivariat yang digunakan adalah uji Spearman Rank dan analisis
multivariat yang digunakan uji Regresi Linear Berganda.
Hasil Penelitian: Menunjukan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan
kemampuan ibu merawat BBL dengan nilai p value = 0,001. Serta ada hubungan
antara dukungan petugas kesehatan dengan kemampuan iu merawat BBL dengan
nilai p value = 0,004.
Simpulan: Ada hubungan antara dukungan keluarga dan dukungan petugas
kesehatan dengan kemampuan ibu merawat BBL di RSUD Wates Kulon Progo.
Adapun variabel yang paling dominan mempengaruhi kemampuan ibu merawat
BBL adalah dukungan keluarga.
Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Kemampuan Ibu, Petugas Kesehatan.