Abstract :
Latar Belakang: Perkembangan mental emosional merupakan perkembangan
yang sangat penting bagi anak usia prasekolah. Anak yang tidak mampu
menyelesaikan perkembangan mental emosional cenderung berperilaku
menyimpang. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan mental
emosional anak adalah dukungan sosial yang berasal dari orangtua.
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan dukungan sosial orangtua dengan
perkembangan mental emosional anak prasekolah di wilayah Kerja Puskesmas
Sedayu II Bantul Yogyakarta
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan
rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan
Proportional Stratified Random Sampling. Populasi yang digunakan sebanyak
143 orangtua yang memiliki anak prasekolah yang ada diwilayah kerja puskesmas
Sedayu II Kabupaten Bantul. Jumlah sampel sebanyak 105 responden. Data
diambil dengan kuesioner dukungan sosial orangtua dan KMME kemudian
dianalisis menggunkan uji Korelasi Spearman Rank.
Hasil Penelitian: Sebagian besar anak prasekolah di wilayah kerja Puskesmas
Sedayu II tidak mengalami penyimpangan mental. Dukungan sosial yang
diberikan orangtua kepada anak prasekolah adalah baik yaitu sebesar 65
responden (61,9%). Uji korelasi antara dukungan sosial orangtua dengan
perkembangan mental emosional anak prasekolah yang menggunakan Spearman
Rank menghasilkan p-value 0,000 (< 0,05). Keeratan hubungan antara dua
variabel tersebut adalah sedang (0,463) dan arah korelasi positif artinya semakin
tinggi dukungan sosial orangtua semakin tingginya anak yang tidak mengalami
penyimpangan mental emosional.
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang positif antara dukungan sosial orangtua
dengan perkembangan mental emosional anak prasekolah di Wilayah Kerja
Puskesmas Sedayu II Bantul Yogyakarta.
Kata Kunci : Dukungan Sosial Orangtua, Anak Prasekolah, Perkembangan
Mental Emosional