Abstract :
Latar belakang: Berdasarkan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ratarata
asupan
serat
dari
buah
dan
sayur
di
Kota
Yogyakarta
dan
Kabupaten
Bantul
sebesar
4,08
gram
dan
4,57
gram
masih
kurang
dari
yang
dianjurkan
yaitu
sebesar
26-30
gram/hari. Sedangkan konsumsi lemak berlebihan berpengaruh terhadap
kejadian obesitas dengan tingkat resiko sebesar 50,091 kali. Oleh karena itu,
untuk merubah pola makan terhadap anak dilakukkan pemberian edukasi gizi
kepada orang tua terutama ibu yang mempunyai peran penting untuk membentuk
kebiasaan makan anak.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi pada orang tua terhadap ratarata
konsumsi serat dan lemak harian pada anak sekolah dasar di Kabupaten
Bantul.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan penelitian
eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasy experiment
dengan bentuk pretest-posttest with control group. Subjek penelitian adalah anak
sekolah dasar di Kabupaten Bantul pada Kecamatan Sedayu, Dlingo, Kretek, dan
Sewon dengan besar sampel sebanyak 64 anak kelompok eksperimen dan 64 anak
kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan cara cluster sampling,
random sampling, stratified random sampling dan purposive sampling. Analisis
data menggunakan paired t-test, wilcoxon signed rank test, independent t-test, dan
mann whitney.
Hasil: Terdapat perbedaan rata-rata konsumsi serat sebelum dan sesudah edukasi
gizi dengan peningkatan 1,61 gram/hari, dan rata-rata konsumsi lemak tidak
terdapat perbedaan tetapi terjadi peningkatan sebesar 3 gram/hari pada kelompok
eksperimen. Hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata
konsumsi serat dan lemak antara kelompok eksperimen dan kontrol (p=0,000 dan
p=0,021).
Kesimpulan: Peningkatan rata-rata konsumsi serat dan lemak anak sekolah dasar
menunjukkan bahwa edukasi gizi pada ibu dapat meningkatkan pengetahuan dan
merubah pola asuh.
Kata Kunci : Edukasi Gizi, Serat, Lemak