Abstract :
Latar Belakang : Diabetes Melitus Gestasional (DMG) adalah suatu kumpulan
gejala yang timbul pada seseorang ibu hamil yang disebabkan oleh karena adanya
peningkatan kadar glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin yang progresi.
Prevalensi diabetes gestasional di Indonesia sebesar 1,9%-3,6% pada kehamilan
umumnya dan prevalensi yang didapat di Kabupaten Bantul yaitu sebanyak 2,2%.
Obesitas dan asupan energi total berhubungan dengan kejadian diabetes melitus
gestasional karena mengkonsumsi makanan tinggi energi yang berlebihan dapat
memacu resistensi insulin melalui peningkatan kadar glukosa darah dan asam?
asam lemak bebas di dalam darah dan konsumsi makanan tinggi energi juga
menyebabkan peningkatan lemak tubuh sehingga timbul obesitas.
Tujuan
: Mengetahui apakah ada hubungan obesitas dan asupan energi
total dengan kejadian diabetes melitus gestasional di Kabupaten Bantul.
Metode
: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan
rancangan penelitian cross sectional pada 186 subjek ibu hamil yang usia
kehamilan 24-28 minggu pada periode juli 2018-mei 2019. Analisis bivariat
dilakukan dengan uji Kendall's tau
Hasil : Hasil menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara obesitas
sebelum kehamilan sebanyak 25,0% (p-value 0,297), obesitas pada saat kehamilan
sebanyak 45,8% (p-value 0,717) dan asupan energi total sebanyak 4,2% (p-value
0,710), dengan kejadian diabetes melitus gestasional.
Kesimpulan : Tidak ada hubungan yang signifikan antara obesitas dengan
kejadian diabetes melitus gestasional dan tidak ada hubungan antara asupan
energi total dengan kejadian diabetes melitus gestasional.
Kata Kunci : Obesitas, Asupan Energi Total, Kejadian Diabetes Melitus
Gestasional