DETAIL DOCUMENT
ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN SEBAGAI FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA USIA 24 - 59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAJANGAN KABUPATEN BANTUL
Total View This Week0
Institusion
Universitas Alma Ata
Author
TAQINA, NISA
Subject
ILMU GIZI 
Datestamp
2020-06-19 07:53:48 
Abstract :
Latar Belakang : Stunting adalah masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian di negara berkembang termasuk Indonesia. Salah satu penyebab utama stunting adalah asupan energi dan protein yang tidak adekuat. Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2013 sebanyak 37,2%, di Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 27,2%, dan Kecamatan Pajangan 22% pada tahun 2018. Tujuan : Untuk mengetahui asupan energi dan protein sebagai faktor risiko stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pajangan Kabupaten Bantul. Metode Penelitian : Observasional dengan rancangan case control. Jumlah sampel penelitian 31 balita pada kelompok kasus dan 31 balita pada kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling. Analisis data univariat dan bivariat (uji Chi-square). Hasil : Tidak terdapat hubungan antara asupan energi dan protein dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pajangan Kabupaten Bantul (p value > 0,05). Kesimpulan : Asupan energi dan protein yang kurang bukan merupakan faktor risiko kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pajangan Kabupaten bantul. Kata Kunci : asupan energi, asupan protein, stunting, balita 
Institution Info

Universitas Alma Ata