Abstract :
Latar belakang :. Saat ini anak-anak cenderung kurang mengonsumsi buah dan sayur.
buah dan sayur sangat bermanfaat sebagai sumber pemenuhan kebutuhan gizi yang baik.
Berdasarkan Data Riskesdas 2013-2018 menunjukan prevalensi kurang konsumsi
sayur dan buah di DIY terus meningkat dari 85,5% menjadi 90,5%. Edukasi gizi
menggunakan media Booklet dengan cara melakuakan konseling langsung kepada
orang tua diharapkan dapat meningkatkan konsusmsi buah dan sayur pada anak
Prasekolah.
Tujuan : Untuk mengetahui ?Pengaruh Edukasi Gizi Pada Orang Tua Terhadap
Konsumsi Sayur dan Buah Anak Prasekolah
Metode : Metode penelitian ini merupakan desain penelitian quasy expreimental
dengan rancangan pre-postt test control group design. populasi sampel sebanyak
56 anak prasekolah, 28 kelompok ekspreimen 28 kelompok kontrol. Subjek
penelitian usia 3-6 tahun di kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta. Tempat
penelitian dilakukan di empat sekolah yang ada dikecamatan Danurejan, diambil
secara purpostive sampling untuk memilih Kecamatan dan metode simple random
sampling untuk memilih PAUD dan anak preasekolah. Menggunakan
homogenitas umur anak, pendidikan ibu dan penghasilan orang tua. pengumpulan
data penelitian menggunakan kuesioner FFQ Semi-Kuantitatif, dengan cara
wawan cara langsusng kepada ibu anak preasekolah. Analisis data menggunakan
independent sample t test dengan tingkat kemaknaan p>0,05
Hasil : Penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh edukasi terhadap
konsumsi sayur dan buah untuk kelompok eksperimen baik jumlah, jenis dan
frekuensi sebelum dan sesudah perlakuan dengan p value 0,000 dan terdapat
pengaruh konsumsi untuk kelompok pada frekuensi konsumsi buah sebelum dan
sesudah perlakuan dengan p value 0,038.
Kesimpulan: Edukasi berupa konseling dapat merubah preilaku orang tua untuk
meningkatkan konsumsi sayur dan buah pada anak prasekolah
Kata Kunci : Edukasi gizi, Konsumsi, Sayur dan buah, Anak prasekolah