Abstract :
Latar Belakang: Diabetes Melitus Gestasional menjadi permasalahan global
karena peningkatan prevalensi setiap tahunnya dan dampak yang
ditimbulkannya. Penyebab terjadinya Diabetes Melitus Gestasional adalah
kurangnya Asupan Vitamin D dan Hipertensi. Di Indonesia, prevalensi
Diabetes Melitus Gestasional berkisar antara 1,9-3,6% sedangkan yang tidak
terdiagnosis 10-25%. Di Kabupaten bantul, tahun 2017 angka kejadian
Diabetes Melitus Gestasional sebesar 2,2%.
Tujuan: untuk mengetahui hubungan asupan vitamin D dan hipertensi
dengan kejadian Diabetes Melitus Gestasional pada ibu hamil di Wilayah
Kerja Puskesmas Kabupaten Bantul.
Metode Penelitian: Jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan
cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di 13 Puskesmas di Kabupaten
Bantul. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan usia kehamilan
24-28 minggu berjumlah 166 orang. Sampel ditentukan dengan menggunakan
teknik Purposive Sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat
(deskriptif) dan bivariat (uji chi-square dan Fisher?s Exact).
Hasil: Analisis bivariat menunjukan bahwa asupan vitamin D (p=0,484, OR:
0,626, 95% CI:0,239-1,640) dan hipertensi (p=0,248, OR: 2,593, 95% CI:
0,486-13,826) tidak memiliki hubungan dengan kejadian Diabetes Melitus
Gestasional
Simpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan vitamin D dan
hipertensi dengan kejadian Diabetes Melitus Gestasional
Kata Kunci: Asupan Vitamin D, Diabetes Melitus Gestasional, Hipertensi