Abstract :
Latar belakang: Salah satu dampak jangka panjang ibu hamil dengan kondisi
KEK adalah melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR).
Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara status kekurangan
energi kronis (KEK) pada ibu hamil dengan berat lahir bayi di RSKIA Sadewa.
Metode: Penelitian analitik dengan rancangan crossectional pada 180 subjek ibu
hamil trimester III (usia kehamilan ? 34 minggu) pada periode penelitian JuliDesember
2018, kehamilan tunggal, dapat berkomunikasi dengan baik, dan
bersedia mengikuti penelitian (informed consent). Variabel bebas yaitu status
KEK ibu, variabel terikat yaitu berat lahir, dan variabel luar yaitu pendidikan,
pekerjaan, usia ibu hamil, jarak kehamilan, dan paritas. Analisis bivariat
dilakukan dengan uji Fisher Exact test.
Hasil: Tidak ada hubungan antara status KEK dengan berat badan lahir
(p=1,000). Demikian juga tidak adanya hubungan bermakna antara variabel luar
dengan berat badan lahir (p>0,05).
Simpulan: Tidak ada hubungan bermakna status KEK dan variabel luar dengan
berat badan lahir bayi.
Kata kunci: Status KEK, Ibu Hamil, Berat lahir