Abstract :
Latar Belakang: Keanekaragaman makanan merupakan masalah gizi yang
terjadi pada anak dimana mayoritas asupan makanannya didominasi oleh
makanan sumber kalori dan kurangnya asupan makanan hewani, sayursayuran
dan buah-buahan. Sehingga diperlukan upaya untuk mengatasi
masalah tersebut yaitu melalui edukasi gizi pada orang tua.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi pada orang tua terhadap
keanekaragaman makanan individu pada anak Sekolah dasar di kabupaten
bantul
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan
penelitian yaitu quasi-experiment dalam bentuk pretest-posttest with control
grup. Subjek dalam penelitian ini adalah anak sekolah dasar di Kabupaten
Bantul dengan besar sampel sebanyak 64 anak. Teknik pengambilan sampel
dengan cara cluster sampling, random sampling, stratified random sampling
dan purposive samping. Analisis data menggunakan uji wilxocon dan uji
mann withney.
Hasil: Keragaman makanan individu pada kelompok intervensi dan kontrol
pada saat pretest dan posttest sebagian besar kategori beragam. Tidak
terdapat perbedaan keanekaragaman makanan individu sebelum dan sesudah
pada kelompok intervensi dan kontrol (p > 0,05). Tidak terdapat perbedaan
keanekaragaman makanan individu antara kelompok intervensi dan kelompok
kontrol sebelum dan setelah dilakukan intervensi (p > 0,05).
Kesimpulan: Rata-rata skor keanekaragamanan pada anak sekolah dasar
termasuk kedalam kategori tidak beragam. Tidak terdapat pengaruh edukasi
terhadap keanekaragaman makanan individu pada anak sekolah dasar
sebelum dan sesudah intervensi
Kata Kunci: Edukasi Gizi, Keanekaragaman Makanan