Abstract :
Latar Belakang: Penduduk Indonesia kurang lebih sebesar 175.000.000
jiwa dengan jumlah pasangan usia subur 29.976.000 jiwa. Penelitian
menunjukan bahwa angka kejadian infertilitas di Indonesia kurang lebih
11%, sedangkan angka infertilitas diluar negeri antara 10-15%. Di Indonesia
kejadian perempuan infertilitas 15% pada usia 30-34 tahun, meningkat 30%
pada usia 35-39 tahun, dan 55% pada usia 40-44 tahun. Hasil survey
gagalnya kehamilan pada pasangan yang sudah menikah selama 12 bulan
menunjukan 40% disebabkan infertilitas pada pria, 40% karena infertilitas
pada wanita, 10% dari pria dan wanita dan 10% tidak diketahui
penyebabnya. Wanita usia subur di wilayah KUA Kasihan Bantul hampir
keseluruhan sudah mendapatkan informasi tentang infertilitas.
Tujuan: Untuk mengetahui gambaran Sumber Informasi Tentang
Infertilitas Primer pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja KUA Kasihan
Bantul Yogyakarta.
Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif
kuantitatif dengan menggunakan rancangan Survey observasional. Populasi
penelitian ini adalah wanita usia subur yang terdata menikah di Wilayah
Kerja KUA Kasihan Bantul 3 bulan terahir dari Juli 2017yang berjumlah
156 Analisa data menggunakan analisis univariat.
Hasil : Hasil penelitan ini menunjukan bahwa lebih banyak responden yang
mendapatkan informasi tentang infertilitas walaupun hampir rata-rata
seluruh masyarakat mendapatkan informasi itu sendiri. Responden yang
pernah mendapatkan informasi tentang infertilitas sebanyak 48 responden
(78,69%), sedangkan yang masih belum pernah mendapatkan informasi
tentang infertilitas sebanyak 13 responden (21,31%).
Kata kunci: Sumber, informasi, tentang infertilitas, primer