Abstract :
Latar belakang: Hipertensi merupakan keadaan dimana terjadinya kenaikan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg.
Hipertensi sebagai salah satu penyakit degeneratif yang sering dijumpai pada
kelompok lanjut usia lansia. Jika asupan natrium meningkat maka tubuh meretensi
cairan yang menyebabkan peningkatan volume dalam darah. Jantung harus
memompa keras untuk mendorong volume darah tersebut melalui ruang yang makin
sempit yang mengakibatkan hipertensi. Sedangkan untuk asupan kalium yang rendah
akan mengakibatkan peningkatan tekanan darah. Jadi penyebab tekanan darah
meningkat salah satunya karena ketidakseimbangan kandungan kalium dan natrium
dalam cairan intraseluler dan ekstraseluler. Rasio perbandingan antara natrium dan
kalium yaitu 1:1. Berdasarkan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013,
prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2013 sebesar 25,8% dan prevalensi
hipertensi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 25,7% (7). Berdasarkan Profil
Kesehatan DIY 2016, prevalensi hipertensi di kabupaten Bantul sebesar 12,13%.
Tujuan penelitian: Mengetahui apakah ada hubungan rasio natrium dan kalium
dengan hipertensi pada lansia di kabupaten Bantul.
Metode penelitian: Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dipilih sebanyak 163
orang menggunakan teknik cluster random sampling berdasarkan pembagian tiga
wilayah barat (pesisir), tengah (kota), dan timur (dataran tinggi) sesuai kriteria inklusi
dan eksklusi. Uji statistik dengan rumus korelasi dengan bantuan SPSS versi 20.
Hasil: Ada hubungan antara rasio natrium dan kalium dengan kejadian hipertensi.
Didapatkan p-value = 0,000 (p-value < 0,05) dan nilai r = 0,611. Nilai tersebut
menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara rasio natrium dan
kalium dengan kejadian hipertensi. Untuk kekuatan korelasi antara 2 variabel yaitu
kuat (>0,5), dengan arah garis positif yang dapat dilihat dari nilai koefisien korelasinya
yang menunjukkan bahwa apabila rasio asupan natrium dan kalium kurang baik maka
kejadian hipertensi juga akan meningkat.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara rasio natrium dan kalium dengan kejadian
hipertensi di Bantul.
Kata Kunci: Lansia, Hipertensi, Rasio Natrium:Kalium, Natrium, Kalium.