Abstract :
Latar Belakang : Personel TNI AU penting untuk menjaga kondisi kesehatan
yang optimal, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik. Berdasarkan hasil
studi pendahuluan tahun 2017, didapatkan sebanyak 34,9% anggota TNI AU
mengalami status gizi lebih dan 9,1% mengalami obesitas.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang
menyebabkan terjadinya kegemukan pada anggota TNI AU di RSPAU dr. S.
Hardjolukito.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan
menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel penelitian yang diambil
adalah sebanyak 74 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji beda
independent t test dan mann whitney, uji korelasi pearson dan spearman, serta uji
regresi linier ganda.
Hasil Penelitian : Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan lemak (p =
0,016) dan IMT (p = 0,000) dengan dengan persen lemak tubuh pada laki-laki.
Terdapat hubungan yang signifikan antara aktifitas fisik (p=0,022), asupan serat
(p=0,044), karbohidrat (p=0,037), dan IMT (p=0,000) dengan persen lemak
tubuh pada perempuan. Tidak ada hubungan yang signifikan antara aktifitas fisik
(p=0,966), asupan energy (p=0,117), protein (p=0,333), karbohidrat (p=0,428),
serat (p = 0,914), dan pengetahuan (p = 0,955) dengan persen lemak tubuh pada
laki-laki. Tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan energy (p = 0,263),
protein (p = 0,955), lemak (p = 0,165), dan pengetahuan (p = 0,732) dengan
persen lemak tubuh pada perempuan. Faktor yang paling berhubungan dengan
persen lemak tubuh adalah IMT (58,8%) pada responden laki-laki dan asupan
karbohidrat (24,4%) pada responden perempuan.
Kesimpulan : Diperlukan program berkelanjutan dalam penurunan berat badan pada personel yang mengalami kegemukan, baik melalui program diet dengan pengawasan ahli gizi dan peningkatan jumlah aktivitas fisik.
Kata kunci : Persen lemak tubuh, aktifitas fisik, asupan zat gizi, pengetahuan tentang kegemukan, IMT