Abstract :
atar Belakang : Prevalensi ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronik
(KEK) pada tahun 2015 di Kabupaten Bantul yaitu 35,4% Kota Yogyakarta dan
Sleman yaitu 12,8%. Salah satu faktor yang memengaruhi KEK adalah pola makan.
Pola makan merupakan penyebab langsung masalah gizi yang berdampak pada
penambahan berat badan ibu selama kehamilan.
Tujuan : Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan
penambahan berat badan ibu selama kehamilan di Kecamatan Sedayu.
Metode : Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2018. Jenis penelitian yang
digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel
penelitian adalah ibu hamil trimester III yang memeriksakan kehamilan di Puskesmas
Sedayu 1 dan 2. Besar sampel yang digunakan sebanyak 78 responden dengan teknik
pengambilan sampel Quota Sampling. Metode yang digunakan wawancara dengan
kuesioner SQ-FFQ. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik chi-square.
Hasil : Hasil analisis bivariat dengan uji statistik chi-square diperoleh jenis
makanan yang dikonsumsi dan frekuensi makan dengan penambahan berat badan
ibu hamil adalah p ? 0,05 yang artinya tidak ada hubungan, sedangkan jumlah
asupan makan dengan penambahan berat badan ibu hamil menunjukan p < 0,05
yang artinya ada hubungan signifikan.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis makanan
dan frekuensi makan tidak berhubungan dengan penambahan berat badan ibu
selama kehamilan, sedangkan terdapat hubungan antara jumlah asupan makan
dengan penambahan berat badan ibu selama kehamilan di Kecamatan Sedayu.
Kata Kunci: Penambahan Berat Badan Ibu Hamil, Pola Makan