Abstract :
Latar Belakang : Pelayanan kesehatan bagi ibu hamil merupakan keharusan yang
mutlak diberikan guna menjaga kesehatan dan keselamatan ibu hamil. Kasus
kematian ibu melahirkan di DIY selama 2016 mencapai 38 kasus lebih tinggi
dibandingkan tahun 2015 sebesar 29 kasus. Kematian ibu di Kabupaten Bantul
tahun 2016 sebesar 12 kasus kematian dan terjadi peningkatan kematian
dibanding tahun 2015 sebesar 11 kasus. Faktor penyebab tingginya Angka
Kematian ibu (AKI) karena faktor langsung dan faktor tidak langsung. ANC
merupakan pelayanan yang diberikan pada ibu hamil secara berkala untuk
menjaga kesehatan ibu dan bayinya. Cakupan K1 tahun 2016 sebesar 100%
sedangkan K4 sebesar 92.08%. Cakupan K1 dan K4 yang tinggi tidak selaras
dengan penurunan prevalensi masalah kesehatan ibu hamil. Pelayanan yang
berkualitas diharapkan dapat menekan AKI pada ibu hamil.
Tujuan penelitian : Untuk mengetahui kualitas pelayanan ANC pada ibu hamil
di Kecamatan Sedayu
Metode Penelitian : Metode yang digunakan metode kualitatif dengan
pendekatan eksploratif. Informan utama adalah kepala puskesmas, bidan
koordinator, bidan desa, ahli gizi dan ibu hamil yang memperoleh pelayanan ANC
di wilayah Puskesmas Sedayu. Pengumpulan data dengan wawancara. Instrumen
yang digunakan tape recorder dan alat tulis.
Hasil : Hasil penelitian pelayanan ANC yang di terapkan petugas kesehatan di
Puskesmas adalah pelayanan ANC terpadu dengan standar 10 T. Sebagian ibu
hamil yang berkunjung mempunyai persepsi yang baik terhadap pelayanan ANC
di Puskesmas. Namun pelayanan konseling belum dapat berjalan optimal
dikarenakan keterbatasan petugas.
Kesimpulan : Kualitas pelayanan ANC pada ibu hamil di Kecamatan Sedayu
sudah cukup baik.
Kata Kunci : ANC, Ibu Hamil, Kualitas Pelayanan