Abstract :
Latar Belakang : Kepadatan penduduk menyebabkan alih fungsi lahan pertanian
ke non pertanian dan tanah lapang yang sebenarnya untuk bermain anak diluar
rumah dibangun tempat tinggal. Jarak antar rumah yang saling berhimpitan dan
padat, kurangnya lahan bermain anak diluar rumah menyebabkan terjadinya
sedentary life style pada anak sekolah. Semakin berkembangnya suatu Kota maka
semakin banyak rumah makan cepat saji seperti fast food dan junk food dengan
sistem delivery order membentuk pola pikir masyarakat terutama orang tua
tentang gaya hidup mudah dan praktis, sehingga mempengaruhi aktivitas fisik
dan pola makan anak yang memicu terjadinya kelebihan berat badan / overweight
pada anak sekolah dasar.
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan kepadatan penduduk dengan kejadian
overweight pada anak sekolah dasar di Kota Yogyakarta
Metode Penelitian : Rancangan Penelitian ini merupakan penelitian
observasional, berdasarkan dari segi waktunya penelitian menggunakan crosssectional,
sasaran penelitian ini adalah anak sekolah dasar negeri dan swasta di
Kota Yogyakarta yang terpilih sebanyak 14 klaster kelas. Sampel yang diperoleh
berdasarkan rumus Lemeshow (1991) menggunakan metode PPS (Probability
Proposional To Size) sebanyak 319 sampel. Pengukuran berat badan dan tinggi
badan untuk menentukan overweight dan tidak overweight. Kepadatan penduduk
di ukur menggunakan data sekunder dari BPS Kota Yogyakarta dimana
pengelompokkan padat dan tidak padat berdasarkan rata-rata/ mean kepadatan
penduduk menurut kecamatan di Kota Yogyakarta. Untuk mengetahui variabel
yang diteliti menggunakan analisis dengan SPSS 20,0 for Windows.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak sekolah dasar dengan status
gizi overweight sebesar 28,6% dan tidak overweight 71,4%. Kategori wilayah
kepadatan penduduk berdasarkan kecamatan sekolah padat penduduk sebesar
32,2% dan tidak padat penduduk 67,8%. Kategori overweight berdasarkan
kecamatan tertinggi dengan padat penduduk yaitu Tegalrejo 15.5% dan tidak
padat penduduk yaitu Gondokusuman 33,0%. Analisis Bivariat antara kepadatan
penduduk dengan kejadian overweight didapatkan hasil p-value 0,157 (p>0,05)
Kesimpulan : Tidak ada hubungan yang signifikan antara kepadatan penduduk
dengan kejadian overweight pada anak sekolah dasar di Kota Yogyakarta.
Kata Kunci : Kepadatan Penduduk,Overweight,Anak Sekolah Dasar