Abstract :
Latar belakang: Wanita usia subur (WUS) didefinisikan oleh Kementerian
Kesehatan RI sebagai wanita yang berada dalam periode umur antara 15-49
tahun tanpa memperhitungkan status perkawinannya. Persepsi berat badan
wanita dengan berat badan normal, overweight, dan obese diperoleh hasil 6%
(berat badan normal), 15% (overweight), dan 26% (obese) persepsi mereka
mengenai berat badan yang menarik adalah berat badan yang rendah. Di
Kabupaten Bantul Wanita Usia Subur Pranikah menunjukan bahwa prevalensi
status gizi kurang pada Wanita Usia Subur di Kabupaten Bantul sebanyak 23,5
%, kemudian untuk prevalensi gizi lebih sebanyak 22,1 %.
Tujuan penelitian: Mengetahui apakah ada Hubungan Body Image Dengan
Status Gizi Wanita Usia Subur (WUS) Pranikah Di Kabupaten Bantul
Metode penelitian: Penelitian observasional analitik dengan menggunakan
jenis rancangan penelitian cross-sectional, dengan menggunakan uji statistic
Chi-Square. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebesar 190 sampel.
Adapun teknik pengambilan sampel yakni non-probability sampling dengan
desain quota sampling.
Hasil Penelitian: Pada kelompok responden yang memiliki body image positif,
persentase terbesar memiliki gizi baik (59,6%), sedangkan pada kelompok
responden dengan body image negatif, persentase terbesar memiliki gizi lebih
yaitu (52,9%). Analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan antara body
image dengan status gizi di Kabupaten Bantul dengan nilai p-value = 0,000 (pvalue
<
0,05).
Kesimpulan:
Terdapat hubungan antara body image dengan status gizi di
Kabupaten Bantul.
Kata Kunci:Wanitas Usia Subur (WUS) Pranikah, Body Image, Status Gizi.