Abstract :
Latar Belakang: Kejadian rentan pangan paling banyak di Kabupaten Bantul
Provinsi Yogyakarta sebesar 36,67%, sedangkan untuk ketersediaan energi per rumah
tangga di lokasi Kabupaten Bantul secara umum mengalami defisit yaitu sebesar
305,09 kkal/kap/hari. Ketersediaan pangan yang cukup secara nasional ternyata tidak
menjamin adanya ketahanan pangan tingkat wilayah, pedesaan, serta rumah tangga
individu. Asupan makan berperan penting dalam kenaikan berat badan ibu hamil.
Faktor-faktor lain yang berhubungan dengan kenaikan berat badan pada ibu hamil
yaitu tidak tersedianya pangan secara musiman atau secara kronis di tingkat rumah
tangga. Ketersediaan pangan sangat bergantung dari daya beli keluarga.
Tujuan Peneltian: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan ketahanan pangan
rumah tangga dengan kenaikan berat badan Ibu hamil di Kecamatan Sedayu
Kabupaten Bantul Yogyakarta Tahun 2018.
Metode Penelitian: Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2018. Jenis
penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.
Pengambilan sampel dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sedayu I dan II dengan
metode Quota Sampling dengan sampel terdiri dari 78 ibu hamil trimester III.
Instrumen yang digunakan adalah kuesioner ketahanan pangan rumah tangga dan
kuesioner data kenaikan berat badan ibu hamil. Analisa data yang digunakan adalah
analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi-square.
Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat dengan uji statistik chi-square, tingkat
kepercayaan 95% diperoleh nilai p-value (0,000) < ?(0,05) dan nilai Odd Ratio (OR):
77,000.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat
hubungan yang signifikan secara statistik antara ketahanan pangan rumah tangga
dengan kenaikan berat badan ibu hamil di Kecamatan Sedayu.
Kata Kunci: Ketahanan Pangan Rumah Tangga, Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil