DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN USIA PERNIKAHAN DINI DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA TAHUN 2018
Total View This Week0
Institusion
Universitas Alma Ata
Author
UTAMI, RIZKI DINI PUTRI
Sariyati, Susiana
Subject
ILMU GIZI 
Datestamp
2021-09-17 07:16:46 
Abstract :
Latar Belakang : Prevalensi pernikahan dini di Provinsi Yogyakarta tertinggi di Kabupaten Gunungkidul yaitu 11,29%. Perkawinan usia muda yang disusul dengan kehamilan akan berdampak negatif bagi kesehatan ibu dan janin yang sedang di kandungnya. Salah satunya adalah meningkatnya risiko kelahiran BBLR. Ibu hamil pada usia remaja (<20 tahun) mempunyai risiko kelahiran BBLR 4,1 kali lebih banyak dibandingkan dengan ibu hamil di usia ?20 tahun. Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada hubungan usia pernikahan dini dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di Kabupaten Gunungkidul. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita yang menikah yang menikah dini atau <20 tahun dan yang tidak menikah dini dengan total 158. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 yang diambil dengan perhitungan lemeshow. Metode pengambilan data yaitu dengan melakakuan wawancara dan kuesioner. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden dengan pendidikan SLTP (58,9%), tidak bekerja/IRT (83,9%), penghasilan 0,05) Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara usia pernikahan dini dengan kejadian BBLR di Kabupaten Gunungkidul Kata Kunci : Usia Pernikahan Dini, BBLR 
Institution Info

Universitas Alma Ata