Abstract :
Latar Belakang
Pengendalian Diabetes Melitus dapat dilakukan dengan melaksanakan 4
pilar, meliputi kebiasaan makan, kebiasaan Aktifitas Fisik/ olah raga, konsumsi
obat dan Edukasi Terjadinya Pengulangan Kunjungan Pasien DM baik rawat inap
maupun rawat jalan di RSU Tidar Kota Magelang, menjadi salah satu Indikator
bahwa Penanganan dan Penanggulangan Diabetes Melitus belum optimal di dalam
masyarakat.
Tujuan
Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hubungan antara
pola makan dan aktifitas fisik dengan kadar gula darah pasien DM di ruang rawat
jalan RSU Tidar Kota Magelang
Metode
Jenis penelitian ini adalah observasi analitik dengan rancangan cross
sectional. Populasi dalam Penelitian ini pasien DM rawat jalan sebesar 769 pasien
dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling yaitu diperoleh sample
56.
Hasil
Sebagian besar pola makan responden tergolong tidak teratur yaitu sebesar
58,90 %. Sedangkan untuk aktifitas fisik responden sebagian besar beraktifitas
fisik ringan sebesar 87,50 %. Kadar gula darah pasien sebagian besar tidak
terkendali sebesar 64,29 %. Hasil uji statistik dengan chi square hasil penelitian
menunjukkan terdapat hubungan antara pola makan dengan kadar gula darah
pasien . Hal ini ditunjukan dengan hasil analisis chi Square diperoleh nilai
probabilitas < 0,001 (P < 0,05), sedangkan hubungan antara aktifitas fisik dengan
kadar gula darah pasien dalam analisis chi square diperoleh nilai probabilitas =
0,017 (P <0,05).
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa ada
hubungan yang bermakna antara pola makan dan aktifitas fisik dengan kadar gula
darah pasien DM di RSU Tidar Kota Magelang.
Kata kunci : DM ,Pola Makan, Aktifitas Fisik, Kadar Gula Darah.