Abstract :
Latar Belakang : Wanita Usia Subur (WUS) merupakan calon ibu yang harus diperhatikan
status kesehatanya, termasuk status gizinya. Dalam rentang usia tersebut baik masa remaja
maupun dewasa muda merupakan masa peralihan atau transisi dimana seseorang belum stabil
secara psikologis. Sehingga rentang mengalami stress. Stres berhubungan dengan peningkatan
berat badan dan penurunan berat badan yang berpengaruh terhadap status gizi. Oleh karena itu
WUS perlu melakukan penanggulangan atau usaha untuk mengolah stresor melalui strategi
koping untuk mencapai kesejahteraan psikologis yang baik
Tujuan Penelitian : Diketahuinya hubungan antara Strategi koping dengan status gizi dan
kesejahteraan psikologis WUS Pranikah di Kabupaten Bantul.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross
sectional. Pengambilan sampel dengan metode Quota sampel, jumlah responden sebanyak 190
WUS Pranikah di Kabupaten Bantul. Analisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil Penelitian : Hasil Uji Chi-Square variabel strategi koping dengan status gizi (p = 0,091),
strategi koping dengan kesejahteraan psikologis (p=0,15), strategi koping aktif dengan status gizi
(p = 0,318), strategi koping pasif dengan status gizi (p = 0,875), strategi koping aktif dengan
kesejahteraan psikologis (p = 0,018), dan strategi koping pasif dengan kesejahteraan psikologis
(p = 0,596).
Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang bermakna antara strategi koping dengan status gizi (p>
0,05), tidak ada hubungan yang bermakna antara strategi koping dengan kesejahteraan psikologis
(p= >0,05), ada hubungan yang bermakna antara strategi koping aktif dengan kesejahteraan
psikologis (p< 0,05), tidak ada hubungan yang bermakna antara strategi koping aktif dan pasif
dengan status gizi dan tidak ada hubungan yang bermakna antara strategi koping pasif dengan
kesejahrteraan psikologis (p>0,05).
Keyword : WUS Pranikah, Strategi koping, Kesejahteraan psikologis, status gizi.