Abstract :
2019.
Tujuan Penelitian ini adalah (1)untuk mengetahui proses internalisasi nilainilai
penghargaan dan cinta dalam living values education melalui aktivitas
pembelajaran untuk penguatan pendidikan karakter di kelas V MI Ma?Arif
Giriloyo 1 dan 2 Imogiri, (2)untuk mengetahui dampak internalisasi nilai-nilai
penghargaan dan cinta dalam living values education melalui aktivitas
pembelajaran untuk penguatan pendidikan karakter di kelas V MI Ma?Arif
Giriloyo 1 dan 2 Imogiri, (3)untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat
internalisasi nilai-nilai penghargaan dan cinta dalam living values education
melalui aktivitas pembelajaran untuk penguatan pendidikan karakter di kelas V
MI Ma?Arif Giriloyo 1 dan 2 Imogiri.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Subjek
penelitian adalah guru dan siswa. Pada penelitian ini menggunakan tiga metode
pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik
keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Teknis analisis data ini digunakan
dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian internalisasi nilai-nilai penghargaan dan cinta dalam living
values education melalui aktivitas pembelajaran untuk penguatan pendidikan
karakter (PPK) di kelas V MI Ma?Arif Giriloyo 1 dan 2 Imogiri yaitu bahwa
(1)Prosesnya melalui dua tahap diantaranya tahap transformasi nilai seperti
menghargai, mendengarkan pendapat, menjaga kerukunan dan tahap transaksi
nilai seperti mendengarkan ketika ada yang berbicara, membantu yang
membutuhkan, meminta maaf ketika berbuat salah. (2)Dampak internalisasi nilai
penghargaan dan cinta adalah berdampak positif seperti menghargai perbedaan,
memiliki rasa hormat, berbicara dengan sopan dan santun, memiliki rasa cinta,
menjaga kerukunan, dan saling membantu sesama. (3)Faktor pendukung
internalisasi nilai-nilai penghargaan dan cinta adalah program berbicara
menggunakan bahasa Jawa halus, baris-berbaris, jumat infaq, menjenguk teman
yang sakit. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya perhatian orang
tua, penggunaan handphone yang terlalu bebas, dan etika kurang baik dalam
lingkungan komunitas bermain.
Kata kunci : Internalisasi, Aktivitas Pembelajaran, Penguatan Pendidikan
Karakter (PPK)