Institusion
Universitas Alma Ata
Author
RETNANINGSIH, RETNANINGSIH
Subject
PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
Datestamp
2020-06-23 07:04:35
Abstract :
Guru sebagai pemacu belajar bagi peserta didik, harus mampu meningkatkan dan
melipat gandakan potensi yang dimiliki peserta didik dan mengembangkannya
berdasarkan aspirasi dan cita-cita mereka di masa depan. Guru memiliki andil
besar terhadap keberhasilan peserta didik, karena berperan membantu
perkembangannya untuk mewujudkan tujuan hidup secara optimal.
Tujuan dari penelitian ini adalah Mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru
kelas V pada mata Pelajaran IPA di MI Darul Huda Sukoharjo Ngaglik Sleman
Dan Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat kompetensi pedagogik
guru kelas V dalam mencapai kriteria kompetensi pedagogiknya baik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif. Teknik penelitian
yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini
dilaksanakan di MI Darul Huda Ngaglik Sleman tahun ajaran 2018/2019. Subjek
penelitian adalah guru kelas V A.
Hasil penelitian ini adalah bahwa Kompetensi pedagogik guru kelas V mapel IPA
di MI Darul Huda Sukoharjo Ngaglik Sleman telah mengacu pada Standar proses
yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 bab IV
pasal 19 ayat 3, serta telah mengacu pada Permendiknas Nomor 16 tahun 2007
hanya saja dari 10 Kompetensi inti yang harus dikuasai oleh guru masih ada yang
belum dilaksanakan dengan optimal yaitu mengenai kompetensi inti dalam hal
menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik, Memanfaatkan
tehnologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan kegiatan
pengembangan yang mendidik dan belum melakukan tindakan reflektif untuk
peningkatan kualitas pembelajaran. Faktor pendukung pencapaian kompetensi
pedagogik guru kelas V dalam proses pembelajaran adalah Madrasah telah
memfasilitasi sarana prasarana yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi
informasi dan komunikasi dengan baik. Dan Madrasah memberikan kesempatan
dan peluang yang besar agar guru mengembangkan potensi kompetensi
pedagogiknya dengan aktif mengikutkan berbagai kegiatan pengembangan diri.
Faktor penghambat kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran IPA adalah
guru belum berinovasi dengan menggunakan metode pembelajaran yang lebih
baik seperti metode resitasi, eksperimen dan skrip kooperatif, padahal metode
tersebut sangat efektif apabila diterapkan dalam pembelajaran IPA Dan Guru
terkendala pengelolaan alokasi waktu karena berbenturan dengan kegiatan yang
ada dimadrasah serta Kurangnya kesiapan siswa dan dukungan dari orang tua
untuk mendukung pembelajaran IPA yang maksimal.
Kata Kunci: kompetensi pedagogik, guru, proses Pembelajaran IPA