Abstract :
Salah satu terapi pada pasien CKD untuk dapat mempertahankan hidup adalah hemodialisis.
Kecemasan merupakan perasaan khawatir yang menyebar berkaitan dengan perasaan tidak
pasti dan tidak berdaya. Meningkatnya pengetahuan seseorang tentang hemodialisa dapat
mempengaruhi kondisi psikologis seseorang. Karena pada dasarnya lama waktu yang
diperlukan untuk dialisis, berkisar antara 4-5 jam akan menimbulkan gangguan psikologis
diantaranya kecemasan tersebut. Mengetahui adakah hubungan tingkat pengetahuan tentang
proses hemodialisis dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik (GGK) di instalasi
Hemodialisa RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo. Penelitian deskriptif
analitik dengan pendekatan
cross sectional dilakukan pada tanggal 27 Mei?6 Juni 2017. Pengambilan sampel dengan
menggunakan teknik Purpose sampling sebanyak 46 pasien. Penelitian ini menggunakan uji
statistik Kendal tau. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan tingkat pengetahuan tentang
proses hemodialisis dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik (GGK) dengan nilai p
= 0,000 < 0,05 artinya ada hubungan yang bermakna tingkat pengetahuan tentang proses
hemodialisis dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik (GGK). Ada hubungan
tingkat pengetahuan tentang proses hemodialisis dengan tingkat kecemasan pasien gagal
ginjal kronik (GGK).
Kata Kunci: kecemasan, pengetahuan, hemodialisis, GGK