Abstract :
Latar Belakang : Stunting adalah masalah gizi yang masih terjadi secara global.
Stunting dapat meningkatkan angka kematian, kesakitan dan kecacatan pada bayi
dan balita. Stunting juga akan menurunkan produktivitas angkatan kerja di masa
yang akan datang sehingga menyebabkan kerugian ekonomi. Salah satu upaya
pemerintah untuk mencegah dan menanggulangi stunting adalah dengan
meningkatkan promosi kesehatan agar meningkatkan pengetahuan ibu. Seiring
dengan kemajuan teknologi, pencarian informasi kesehatan saat ini mulai
berkembang pesat melalui internet dimana smartphone merupakan perangkat yang
paling sering digunakan untuk mengakses internet.
Tujuan Penelitian : Mengetahui pola penggunaan smartphone pada ibu balita
stunting di kecamatan Samigaluh kabupaten Kulonprogo.
Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan
rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu balita stunting yang
berjumlah 196 orang. Pengambilan sampel dengan metode total sampling. Jumlah
sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 132 orang. Instrumen penelitian
menggunakan kuisioner.
Hasil Penelitian : Sebanyak 87 responden (66%) menggunakan smartphone yang
mereka miliki untuk mencari informasi tentang stunting. Informasi yang paling
sering dicari adalah pengertian stunting (84%). Durasi pencarian informasi stunting
paling banyak adalah 10 ? 20 menit per hari dan frekuensi pencarian selama 1 bulan
terakhir paling banyak 1 ? 3 kali. Usia, pendidikan dan pekerjaan responden
cenderung mempengaruhi penggunaan smartphone untuk mencari informasi
stunting.
Simpulan : Smartphone dapat dikembangkan menjadi sarana penyampaian
informasi kesehatan pada ibu balita stunting.
Kata Kunci : Internet, Smartphone, Balita Stunting