Abstract :
Latar Belakang: Hipertensi ini pada dasarnya memiliki sifat cenderung tidak stabil dan sulit
untuk di kontrol, baik dengan tindakan-tindakan medis lainya. Lebih parahnya jika kodisi
hipertensi ini tidak di control Umumnya tekanan darah bertambah secara perlahan dengan
bertambahnya umur Resiko penderita hipertensi pada populasi ? 55 tahun yang tadinya
tekanan darahnya normal adalah 90%.Hipertensi juga dikenal sebagai silent killer (pembunuh
diam-diam). Dengan meningkatnya tekanan darah dan gaya hidup yang tidak seimbang ,
hipertensi juga mrupakan faktor resiko munculnya berbagai macam penyakit seperti arteri
koroner, gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan stres dengan tekanan darah pada pasien
hipertensi di Puskesamas Sedayu II Bantul.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, Rancangan
penelitian yang digunakan adalah cross sectioal yaitu suatu kegiatan pengumpulan dalam
satu penelitian yang dilakukan dalam waktu tertentu
Hasil Penelitian : jumlah keseluruhan terdapat 80 responden dan menunjukan hasil
mayoritas stres terdapat pada stres sedang yaitu sebanyak responden,sedangkan perubahan
tekanan darah pada pasein lansia yang mengalami hipertensi di Puskesmas Sedayu 2 Bantul
yaitu pada Hipertensi tingkat 1 yaitu sebesar 48 responden. berdasarkan hasil analisi dengan
menggunakan uji kendaltau diperoleh nilai p-value sebesar 0,696 (>0,05) yang berarti tidak
ada hubungan yang signifikan antara stres dengan perubahan tekana darah pada pasein lansia
yang mengalami hipertensi Di Puskesmas Sedayu 2 Bantul.
Kesimpulan: tidak ada hubungan yang signifikan antara stres dengan perubahan tekanan
darah pada pasien lansia yang mengalami hipertensi Di Puskesms Sedayu 2 Bantul
Yogyakarta.
Kata Kunci : stres, Hipertensi,Lansia