DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KEPATUHAN PEMBATASAN INTAKE CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI UNIT HEMODIALISA RSUD WATES KULON PROGO YOGYAKARTA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Alma Ata
Author
WULANDARI, FATIMAH
Subject
ILMU KEPERAWATAN 
Datestamp
2020-06-29 03:16:56 
Abstract :
Latar Belakang : Salah satu masalah yang menjadi kegagalan hemodialisa adalah kepatuhan klien. Kepatuhan sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah efikasi diri, efikasi diri yaitu kemampuan diri pasien dalam melaksanakan diet dan terapi yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan individu dalam menghadapi kondisi.Agar kesembuhan pasien terwujud, perlu penerapan efikasi diri dalam melaksanakan diet kepatuhan pembatasan intake cairan. Semakin tinggi self-efficacy maka semakin patuh seseorang dalam menjalani terapi hemodialisa. Hemodialisis berlangsung seumur hidup, orang yang menjalani terapi hemodilisa mereka mengalami perubahan fisik terutama pada kulit dan rambut yang timbul akibat tidak berfungsinya sistem ginjal. Untuk membangun kepercayaan diri pasien maka diperlukan efikasi diri dalam diri pasien itu sendiri. Tujuan : Mengetahui hubungan antara Efikasi Diri dengan Kepatuhan Pembatasan Intake Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisa Rsud Wates. Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan survey analitik . Kemudian melakukan analisa dinamika korelasi antara fenomena dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 71 pasien dengan teknik Purposive Sampling, dengan mengambil data rekam medis pada pasien hemodialisa yang menjalani hemodialisa di RSUD Wates Kulon Progo Yogyakarta.Alat dalam penelitian ini adalah rekam medik dan kuesioner. Analisis data dengan menggunakan program statistik. Luaran dalam penelitian ini berupa naskah publikasi pada jurnal ilmiah nasional satu masalah yang menjadi kegagalan hemodialisa adalah kepatuhan klien . Data yang diperoleh kemudian di uji menggunakan Spearmen Rank. Hasil : Hasil penelitian didapatkan sebagian besar efikasi diri pasien sedang sekitar (39,0 %) dalam pelaksanaan efikasi diri dimonitor dengan tingkat kepatuhan pembatasan cairan dengan tingkat sedang (36,6%). Hasil uji Spearmen Rank menunjukan ada hubungan antara efikasi diri dengan kepatuhan pembatasan intake cairan pada pasien gagal ginjal kronik dengan nilai p value 0,00 dengan keerataan kedua variabel cukup kuat dengan nilai r = 0,596 Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan kepatuhan pembatasan intake cairan pada pasien gagal ginjal kronik Kata Kunci : Gagal ginjal kronik, Hemodialisa, Efikasi diri, Kepatuhan pembatasan intake cairan 
Institution Info

Universitas Alma Ata