Abstract :
Latar Belakang:Diabetes Mellitus merupakan suatu kelompok penyakit
metabolik karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya, yang
mengakibatkan karakteristik yang khas yaitu hiperglikemi. Hiperglikemi yang
tidak terkontrol dapat menimbulkan banyak komplikasi dalam tubuh..
Perencanaan makan yang tepat dan sesuai anjuran dapat membantu
mengendalikan gula darah agar tidak melonjak tinggi.Kepatuhan diet meruakan
salah satu pilar dalam pengendalian gula darah.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kepatuhan diet dengan kadar gula darah
sewatu pada pasein diabetes mellitus tipe 2 di rawat jalan RSUD Sleman
Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif bersifat
deskriptif korelasi, dengan pendekatan crossectional yang dilakukan pada pasien
DM yang berkunjung di poli rawat jalan RSUD Sleman. Jumlah sample penelitian
ini adalah 68 pasiendengan teknik sampling menggunakan purposive sampling.
Pengambilan data menggunakan kuesioner kepatuhan diet yang berjumlah 24
pertanyaan dan glucometer.Analisa data bivariat yang digunakan adalah dengan
Chi Square test.
Hasil Penelitian:Responden pada penelitian ini, mayoritas adalahberjenis
kelamin perempuan (58,8%), berusia 50-59 tahun (52,9%), memiliki tingkat
pendidikan SD/tidak sekolah (33%), berpengasilan 1-2 juta sebulan (61,8%),
lama menderita DM antara 1-5 tahun (45,6%), memiliki kadar glukosa darah yang
terkendali (58,8%) dan berkepatuhan diet dalam kategori cukup (51,5%).Hasil uji
chi-square menunjukkan nilai signifikansi (p value)=0,027 (< 0,05). Hal ini
berarti ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet dengan kadar glukosa
darah.
Simpulan: Ada hubungan yang bermakna antara kepatuhan diet dengan kadar
glukosa darah pada pasien DM tipe II di rawat jalan RSUD Sleman Yogyakarta.
Kata Kunci: DM tipe II, kadar gula darah sewaktu, kepatuhan diet.