Abstract :
Latar Belakang : Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak di
derita oleh lanjut usia. Timbulnya hipertensi pada lansia berkaitan dengan adanya
pergeseran gaya hidup yang cenderung tidak sehat. Angka kejadian hipertensi
secara nasional sebanyak 34,1%. Kejadian hipertensi dipengaruhi oleh beberapa
faktor antara lain pengetahuan pasien tentang hipertensi. Upaya untuk
meningkatkan pengetahuan pasien tentang hipertensi yaitu dengan pemberian
pendidikan kesehatan yang memungkinkan klien dapat meningkatkan
pengetahuan tentang penyakit hipertensi.
Tujuan : Penelitian ini bertujuaan untuk mengetahui pengaruh pendidikan
kesehatan hipertensi terhadap pengetahuan lansia hipertensi di posyandu lansia
wilayah kerja Puskesmas Jetis II Bantul Yogyakarta.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra
eksperiment menggunakan rancangan penelitian one group pretest-postest.
Populasi dalam penelitian ini lansia hipertensi di posyandu lansia Puskesmas Jetis
II Bantul. Jumlah sampel ini sebanyak 67 orang dengan tehnik pengambilan
purposive sampling. Analisa data menggunakan paried sample t test.
Hasil : Penelitian ini menunjukkan diketahui terbanyak responden dengan tingkat
pengetahuan tentang hipertensi sebelum diberikan pendidikan kesehatan
hipertensi kurang sebanyak 35 (52,2%) responden dan sebagian besar responden
setelah diberikan pendidikan kesehatan baik sebanyak 57 (85,1%) responden.
Hasil perhitungan Paired Sample t Test diperoleh p-value = 0,000 < ? = 0,05
(nilai p-value lebih kecil dari ? = 0,05). Dapat diartikan pendidikan kesehatan
hipertensi berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan lansia hipertensi di
Puskesmas Jetis II Bantul Yogyakarta.
Kesimpulan : penelitian ini menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan
hipertensi terhadap pengetahuan lansia hipertensi di posyandu lansia wilayah
kerja Puskesmas Jetis II Bantul Yogyakarta.
Kata Kunci : lansia, pendidikan kesehatan hipertensi, pengetahuan lansia
hipertensi