Abstract :
Latar Belakang : Kepatuhan dalam mengkomsumsi obat merupakan aspek
utama dalam proses kesembuhan. Agar proses kesembuhan pasien terwujud,
kerja sama antara pasien dan keluarga sangat penting dalam penyedian
layanan kesehatan. Keluarga menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam
menentukan keyakinan dan nilai kesehatan individu serta dapat menentukan
program pengobatan.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara Perilaku Keluarga dengan Kepatuhan
minum obat pada Lansia Hipertensi di Dusun Patukan Ambarketawang
Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
penelitian kuantitatif non eksperimental dengan pendekatan cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah lansia hipertensi di Dusun Patukan
Ambarketawang berjumlah 94 lansia dengan menggunakan tehnik purposive
sampling. Data primer diperoleh dengan pengisian kuesioner secara langsung
untuk mengukur perilaku keluarga dengan kepatuhan minum obat. Data yang
diperoleh kemudian di uji menggunakan Kendall Tau.
Hasil : Hasil penelitian didapatkan sebagian besar perilaku keluarga kurang
baik sekitar (62,5%) dalam memberikan tindakan keperawatan kepada
responden dengan tingkat kepatuhan minum obat yang rendah (75%). Hasil
uji Kendall Tau menunjukan ada hubungan antara perilaku keluarga dengan
kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi dengan nilai p value 0,00
dengan keerataan kedua variabel cukup kuat dengan nilai r = 0,709
Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara perilaku keluarga
dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi
Kata Kunci : Lansia, Hipertensi, Perilaku Keluarga,Kepatuahn Minum Obat