Abstract :
Latar Belakang : Hipertensi dapat meningkatkan resiko kejadian penyakit
kardiovaskuler, serebrovaskuler dan renovaskuler dan menjadi masalah paling
berbahaya di Indonesia maupun dunia. Penyakit ini menimbulkan respon kognitif
yang secara langsung mempengaruhi respon emosional terhadap penyakit.
Gambaran kognitif dan emosional pasien tentang penyakit disebut dengan illness
perception. Illness perception dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien.
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara illness perception dengan
kualitas hidup pada pasien hipertensi di Puskesmas Jetis II Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan
pendekatan Cross Sectional dengan accidental sampling sebanyak 61 responden
penderita hipertensi. Kuesioner yang digunakan yaitu kuesioner B-IPQ dan WHO
QOL dengan uji statistik Pearson Correlation.
Hasil Penelitian : Hasil uji korelasi antar variabel dengan pearson correlation
diperoleh nilai p 0,000 (p<0,01) dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0.405,
yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara illness perception dengan
kualitas hidup pasien Hipertensi di Puskesmas Jetis II Bantul.
Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara illness perception dengan
kualitas hidup pasien Hipertensi di Puskesmas Jetis II Bantul Yogyakarta.
Kata kunci : Hipertensi, Kualitas hidup, Illness perception.