Abstract :
Latar Belakang : Motivasi kerja perawat yang tinggi akan menghasilkan pendokumentasian asuhan keperawatan pada klien juga akan lebih baik, sehingga
bisa memberikan tindakan yang lebih tepat, dan akurat kepada klien. Jika motivasi
kerjanya rendah maka dalam menjalankan pekerjaan seperti pendokumentasian
asuhan keperawatan akan bekurang, sehingga tindakan yang diberikan kepada klien
juga akan kurang maksimal.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara motivasi intrinsik perawat dengan
kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang bakung dan cempaka
rsud panembahan senopati bantul
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan
desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 33
responden di ruang Bakung dan Cempaka RSUD Panembahan Senopati Bantul. Data
primer diperoleh dengan pengisian kuesioner secara langsung untuk mengukur
motivasi intrinsik perawat dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan
keperawatan. Data yang diperoleh kemudian di uji menggunakan kendall tau.
Hasil : Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden dengan kategori motivasi
lemah berjumlah 30 orang (90,9%), dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan
keperawatan dalam kategori cukup lengkap sebanyak 23 berkas rekam medis
(76,7%) ,Hasil pada penelitian ini menggunakan uji kendall tau menunjukan ada
hubungan antara motivasi intrinsik perawat dengan kelengkapan pendokumentasian
asuhan keperawatan di ruang bakung dan cempaka rsud panembahan senopati bantul
dengan nilai p value 0,001 dengan keerataan kedua variabel sangat kuat dengan nilai
r = 0,587
Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara motivasi intrinsik perawat
dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan
Kata Kunci : Motivasi Intrinsik, Kelengkapan Dokumentasi