Abstract :
Latar Belakang: Pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa seringkali mengalami
penurunan aktivitas fisik dan penurunan tersebut berdampak pada ko kwalitas hidup.
Dukungan keluarga yang baik dan efikasi yang baik dapat meningaktkan kualitas hidup
pasien gagal ginjal yang menjalani terapi hemodialisa.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan efikasi
diri terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa Rsud Wates
Kulon Progo.
Metode: penelitian korelasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian melibatkan 71
pasien gagal ginjal kronis di instalasi hemodialisis yang diambil dengan pengambilan sampel
menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 42 responden menggunakan rumus
Slovin. Dukungan keluarga dan kualitas hidup diukur dengan kuesioner dan dianalisis
dengan uji korelasi Spearman. Efikasi diri dan kualitas hidup diukur dengan kuesioner dan
dianalisis dengan uji Pearson Product Moment.
Hasil: Sebanyak 54,8% responden diketahui mendapatkan dukungan keluarga yang baik dan
sebanyak 45,2% responden diketahui memiliki dukungan keluarga kurang. Hasil analisis uji
korelasi Spearman menunjukkan pada taraf signifikansi p = 0,05 diperoleh nilai p = 0,000
sehingga p > 0,05 yang artinya adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga
dengan Kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa Rsud Wates
Kulon Progo. (p = 0,000).
Sebanyak 42,9%% responden diketahui mendapatkan efikasi diri yang tinggi dan sebanyak
57,1% responden diketahui memiliki Efikasi diri rendah. Hasil korelasi Pearson Product
Moment menunjukkan taraf signifikan p = 0,01 diperoleh nilai p = 0,007 sehingga p > 0,01
yang artinya ada hubungan yang signifikan antara efikasi diri terhadap kualitas hidup pasien
gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa Rsud Wates Kulon Progo. (p = 0.007 )
Kesimpulan: dukungan keluarga dan efikasi diri berpengaruh dalam meningkatkan kulitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa.
Kata kunci : dukungan keluarga, efikasi diri, gagal ginjal kronis, hemodialisa, kwalitas
hidup.