Abstract :
Pembinaan moral bagi generasi muda sangat patut mendapat perhatian
serius sesuai dengan slogan bahwa masa depan Bangsa dan Negara terletak di
pundak para para remaja sekarang. Untuk itu diperlukan usaha pendekatan agama
dan segala kekuatannya kepada kehidupan sehari-hari, dengan jalan mencari
hikmah dalam setiap ketentuan agama itu. Pendidikan Agama Islam khususnya
pelajaran Aqidah Akhlak merupakan salah satu alternatifnya dan diperlukan
kejelian bagi seorang pendidik dimana dalam pengajaran atau mengajarkan materi
pendidikan yang berbasis agama Islam harus pandai menggunakan cara agar
ajaran-ajaran yang disampaikan benar-benar membekas pada diri anak dan
diamalkan dalam kehidupan anak sehari-hari.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kenakalan siswa,
peran apa yang dilakukan guru mata pelajaran Aqidah Akhlak dalam
menanggulangi kenakalan serta mengetahui faktor penghambat dalam
penanggulangan kenakalan siswa di Madrasah Aliyah Ali Maksum Putra.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode
penelitian kualitatif (kualitatif research), yaitu dengan mengumpulkan informasi
dalam bentuk kata-kata atau keterangan-keterangan yang diperlukan. Penentuan
subyek yang diantara sumbernya antara lain Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran
Aqidah Akhlak, Guru Bimbingan dan Konseling dan siswa Madrasah Aliyah Ali
Maksum Kelas.Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu data-data yang
harus diambil sesuai dengan persoalan pembahasan, yaitu data yang ada
hubungannya dengan penelitian tersebut.
Hasil penelitian yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa bentukbentuk
kenakalan siswa yang bisa terjadi di lingkungan Madrasah Aliyah Ali
Maksum, terbagi dalam tiga kategori. Pertama, pelanggaran ringan seperti tidak
menjaga kebersihan pondok dan semua peralatannya dan lainnya. Kedua,
pelanggaran berat seperti meninggalkan pondok tanpa izin dan lainnya, dan yang
Ketiga pelanggaran sangat berat, mengancam keselamatan pengurus,
pembimbing, guru dan pengasuh, baik langsung maupun tidak langsung, mencuri,
memeras (memalak), minum minuman keras, mengonsumsi narkotika dan obat
terlarang (napza), berjudi, zina dan ketentuan lain sesuai dengan syara'.
Sedangkan peran guru pelajaran Aqidah Akhlak dalam menanggulangi kenakalan
siswa MA Ali Maksum sangat besar. Selain menjadi suri tauladan bagi siswanya,
dia juga melakukan bimbingan maupun diskusi dengan siswanya agar
penanggulangan kenakalan semakin efektif.
Kata kunci : Guru, Siswa, Peran, Aqidah Akhlaq dan Kenakalan