Abstract :
Latar Belakang : Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) yaitu bayi yang lahir dengan
berat badan
kurang dari 2500 gram tanpa melihat masa gestasi. Pada umumnya perawatan
BBLR menggunakan inkubator. Alternatif lain yang bisa menggantikan peran dari
inkubator tersebut, yaitu dengan perawatan metode kanguru (PMK). Perawatan
metode kanguru yaitu suatu cara agar BBLR dapat terpenuhi kebutuhan khusus
seperti meningkatkan suhu dengan lebih cepat, menstabilkan denyut nadi, dan
pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman orang tua
dalam perawatan BBLR dengan metode kangur di wilayah kerja RSUD Sleman.
Tujuan : Untuk mengetahui pengalaman orang tua dalam pelaksanaan perawatan
BBLR dengan metode kanguru di wilayah kerja RSUD Sleman.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif
dengan pendekatan Fenomenologi Deskriptif. Metode wawancara semi
terstructured dengan alat perekam smartphone (HP). Analisa data pada penelitian
ini menggunakan teknik Collaizi. Dengan sampel 4 orang tua yang memiliki BBLR
Hasil : Penelitian ini teridentifikasi 4 tema yaitu : informasi yang didapat orang tua
tentang pmk beragam; pentingnya peran keluarga dalam pelaksanaan pmk;
pengaruh positif dalam pelaksanaan pmk; orang tua mengalami hambatan yang
beragam.
Simpulan : Informasi yang didapat orang tua tentang PMK beragam yaitu dari
sumber informasi dan kelengkapan informasi tentang PMK, Pentingnya peran
keluarga dalam pelaksanaan PMK meliputi dukungan keluarga dan motivasi yag
didapatkan orang tua, Pengaruh positif dalam pelaksanaan PMK meliputi manfaat
serta tujuan dalam pelaksanaan PMK, Orang tua mengalami hambatan dalam
pelaksanaan PMK karena berbagai hal seperti: anak rewel, waktu pelaksanaan
lama, repot dengan pekerjaan rumah serta susah mengatur posisi bayi.
Kata Kunci : Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), Pengalaman Orang Tua,
Perawatan Metode Kanguru (PMK)