Abstract :
Latar Belakang : Sikap dan motivasi perawat dalam melakukan hand hygiene masih rendah,
perawat terkadang sering lupa dan menganggap cuci tangan setelah kontak dengan
lingkungan pasien itu tidak begitu penting. Kesadaran akan pentingnya pelaksanaan hand
hygiene belum ada atau belum muncul dalam diri perawat itu sendiri, sementara hal tersebut
sangat penting selain untuk melindungi dirinya dari penularan infeksi serta dapat
menurunkan angka risiko dan penyebaran penyakit infeksi nosokomial yang ada di rumah
sakit.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara lama kerja dengan kepatuhan perawat dalam
melaksanakan sop hand hygiene di ruang dahlia dan anggrek rsud panembahan senopati
Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan
metode deskriptif korelasi dengan Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan crosssectional.
Populasi
dalam
penelitian
ini
adalah
perawat
berjumlah
31
orang
di
ruang
Dahlia
dan
Angrek RSUD Panembahan Senopati Bantul. Data primer diperoleh dengan pengisian
kuesioner secara langsung untuk mengukur lama kerja dengan Kepatuhan melaksanakan SOP
Hand Hygiene. Data yang diperoleh kemudian di uji menggunakan chi- square.
Hasil Penelitian : Didapatkan sebagian besar perawat dengan lama kerja > 3 tahun (74,2%),
memiliki tingkat ketidakpatuhan dalam melaksanakan SOP Hand Hygiene sebesar (45,1%)
Hasil uji chi-square menunjukan ada hubungan antara lama kerja dengan kepatuhan perawat
dalam melaksanakan SOP Hand Hygiene dengan nilai p value 0,024 dengan keerataan kedua
variabel cukup kuat dengan nilai r = 0,600
Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara lama kerja dengan kepatuhan perawat
dalam melaksanakan SOP Hand Hygiene
Kata Kunci : Lama kerja, Kepatuhan Perawat ,SOP Hand Hygiene