Abstract :
Latar belakang: Salah satu standar mutu pelayanan keperawatan yang
mempengaruhi kepuasan pelanggan yaitu sasaran internasional keselamatan
pasien. Keamanan dan keselamatan pelayanan di rumah sakit salah satunya
dimulai dari ketepatan identifikasi pasien, kesalahan identifikasi pasien diawal
pelayanan akan berdampak pada kesalahan pelayanan pada tahap
selanjutnya. Identifikasi pasien dilakukan sejak pasien masuk rumah sakit, yaitu
dengan pemberian gelang identitas. Pasien perlu di identifikasi secara pasti
ketika akan diberikan obat, darah atau produk darah, pengambilan darah
spesimen lain untuk pemeriksaan klinis atau mendapatkan tindakan medis
lainnya, sehingga terhindar dari kesalahan yang mungkin dapat berakibat fatal
bagi keselamatan pasien.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pelaksanaan standar prosedur
operasional pemasangan gelang identitas pasien dengan kepuasan pasien di
ruang penerimaan pasien rawat inap RSUD Wates Kulon Progo.
Metode penelitian : Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan
pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan data menggunakan accidental
sampling dengan responden sebanyak 75 orang. Uji statistik yang digunakan
adalah Kendal tau.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan responden dengan sebagian besar
pelaksanaan SPO pemasangan gelang identitas pasien di ruang PPRI RSUD
Wates berada dalam kategori baik yaitu sebanyak 32 orang (42,7%) serta
kepuasan pasien sebagian besar kategori puas yaitu sebanyak 42 orang
(56,0%). Hasil analisa bivariat pada uji statistik dengan menggunakan kendal
tau menunjukkan nilai p-value sebesar p=0,000 dan nilai korelasi sebesar
r=0,386.
Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara pelaksanaan SPO pemasangan gelang identitas pasien dengan kepuasan pasien di ruang PPRI RSUD Wates Kulon Progo.
Kata Kunci : kepuasan pasien, keselamatan pasien, identifikasi pasien.