Abstract :
Dalam menghadapi krisis global (1998, 2008 dan krisis Eropa 2011),
Industri perbankan syariah di Indonesia memiliki daya tahan yang kokoh dan
menunjukkan performance yang baik dibandingkan dengan bank konvensional
yang banyak mengalami likuidasi. Hal inilah yang menyebabkan perbankan
syariah di Indonesia mengalami perkembangan yang meningkat, baik dari jumlah
kantor, nasabah, asset, DPK dan sebagainya. Untuk mempengaruhi keputusan
nasabah maka perbankan syariah harus aktif dalam mensosialisasikan produk atau
menjelaskan lokasi dari perbankan agar masyarakat mengetahui tentang lembaga
keuangan tersebut. Dan faktor pribadi nasabah sendiri sangat berpengaruh dalam
menentukan keputusan nasabah, faktor pribadi yang dimaksud adalah
pengetahuan tentang agama setelah nasabah memutuskan untuk menggunakan
jasa di keuangan syariah mereka akan merasakan pelayanan yang diberikan oleh
perbankan syariah apakah pelayanan yang diberikan sudah sesuai dengan standart.
Untuk itu dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari
religiusitas, lokasi, produk dan pelayanan terhadap keputusan nasabah
menggunakan jasa keuangan di BMT Mitra Usaha Mulia. Data yang digunakan
merupakan data primer dengan menyebarkan kuesioner kepada 96 responden.
Data yang diperoleh, diolah menggunakan SPSS dengan melakukan uji linear
berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pelayanan
secara parsial berpengaruh secara signifikan sedangakn ketiga variabel lainnya
tidak berpengaruh terhadap keputusan nasabah. Sedangkan secara simultan
variabel religiusitas, lokasi, produk dan pelayanan berpengaruh terhadap
keputusan nasabah menggunakan jasa keuangan di BMT Mitra Usaha Mulia.
Kata kunci : religiusitas, lokasi, produk, pelayanan dan keputusan nasabah