Abstract :
Latar Belakang : Proses menua menyebabkan perubahan anatomi dan fungsi
tubuh.Nyeri punggung bawah (NPB) merupakn salah satu keluhan yang sering muncul
pada lansia.Senam lansia merupakan salah satu pilihan terapi yang dapat digunakan
untuk mempertahankan kesehatan lansia.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara senam lansia
dengan tingkat NPB pada lansia di Puskesmas Purwodadi.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan analitik deskriptif dengan metode cross
sectional.Jumlah sampel adalah 46 yang dipilih menggunakan simple random
sampling.Analisa data menggunakan analisa chi square dan logistic regressi.
Hasil : Dari hasil analisa chi square didapatkan hasil hubungan antara senam dengan
NPB (p = 0,003), hubungan umur dengan NPB (p = 0,003),hubungan jenis kelamin
dengan NPB ( p = 0,122), hubungan pekerjaan dengan NPB (p = 0,11) dan hubungan
IMT dengan NPB (0,021). Dari hasil analisa linear regresi didapatkan hasil faktor yang
paling dominan adalah faktor pekerjaan (OR = 0,048).
Kesimpulan : Senam lansia dapat direkomendasikan sebagai alternatif therapi pada
lansia dengan keluhan NPB.Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat meneliti
faktor faktor resiko yang belum diteliti dalam penelitian ini.
Kata kunci: Nyeri Punggung Bawah, Senam Lansia, Lansia