Abstract :
Strata Satu. Universitas Alma Ata.
Penelitian berawal dari adanya problematika yang terjadi dalam manajemen
sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusi di SD 2 Kretek. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen sekolah dasar penyelenggara
pendidikan inklusi di SD 2 Kretek ; menemukan problematika terkait manajemen
sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusi di SD 2 Kretek ; kemudian berupaya
mengatasi problematika dengan diselenggarakannya manajemen sekolah yang ideal
untuk diterapkan di SD 2 Kretek.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan
desain penelitian studi kasus yang berusaha melakukan kajian yang mendalam
tentang suatu peristiwa di lingkungan tertentu. Teknik pengumpulan data
menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi.
Hasil penelitian menunjukan: Pertama, Pelaksanaan manajemen sekolah dasar
penyelenggara pendidikan inklusi di SD 2 Kretek terlaksana dengan baik pada
beberapa aspek, tetapi pada aspek lain terdapat beberapa pelaksanaan yang kurang
baik. Pada pelaksanaan manajemen yang kurang baik tersebut berpotensi menjadi
problematika dan menghambat dalam proses penyelenggaraan terkait kurikulum,
tenaga pendidik, sarana prasarana, pembiayaan, kebijakan sekolah dan perhatian
orang tua. Kedua, problematika yang terjadi dalam manajemen sekolah
penyelenggara pendidikan inklusi adalah kualifikasi guru tentang inklusi rendah, guru
tidak membuat PPI, GPK hanya datang 2 hari, perhatian ABK kurang, Terbatasnya
anggaran untuk menyediakan sarana prasarana ABK, pengawas dinas tidak
memahami pendidikan inklusi, kebijakan sekolah terhadap ABK. Ketiga,
Berdasarkan penyelenggaran yang masih banyak mengalami problematika, maka
sangat perlu dilakukan solusi dan langkah perbaikan dengan merancang sebuah
manajemen yang ideal. dengan terselenggaranya manajemen sekolah yang ideal maka
manajemen sekolah penyelenggara pendidikan inklusi dapat berjalan dengan baik
Kata kunci : Manajemen sekolah, Sekolah dasar penyelenggara pendidikan
inklusi.