Abstract :
Bedah digestif atau bedah perut dan saluran cerna adalah cabang keilmuan bedah atau bedah
umum yang lebih spesifik menangani masalah, komplikasi atau problematika penyakit pada
perut atau dinding perut, organ cerna dan saluran cerna. Post operasi digesti harus segera
dilakukan mobilisasi secara dini untuk mencegah terjadinya kelainan pada penyembuhan luka.
Motivasi yang tinggi dan adanya pengetahuan terhadap mobilisasi dapat berpengaruh terhadap
mobilisasi dini post operasi digestif. Motivasi akan mempengaruhi pasien post operasi digestif
untuk melakukan mobilisasi. Hasil survei di Ruang Bugenvil dari hasil wawancara 10 klien post
operasi digestif diperoleh 3 klien melakukan mobilisasi dini sedangkan 7 klien tidak cepat
melakukan mobilisasi dengan alasan takut untuk bergerak dan sakit. Mengetahui pengaruh
pemberian pendidikan kesehatan dini terhadap motivasi pasien melakukan mobilisasi dini post
operasi digestif di Ruang Bugenvil RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo. Penelitian ini
menggunakan quasi ekspriment dengan pretest posttest design. Sampel dalam penelitian ini
adalah pasien post operasi digestif di Ruang Bugenvil RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo
dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan
kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxcon.Hasil penelitian ini menunjukkan
adanya perbedaan tingkat motivasi antara pretest dan posttest pada kelompok intervensi.
Kelompok intervensi didapatkan hasil uji beda dengan p value 0,000<0,05 (Ho ditolak). Hasil
analisis menunjukkan adanya pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap motivasi
pasien post operasi digestif di Ruang Bugenvil RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo. Terdapat
perbedaan tingkat motivasi sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa pendidikan
kesehatan pada pasien post digestif.
Kata Kunci: Mobilisasi, Motivasi, Pendidikan kesehatan, Post Operasi