Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pelaksanaan pembelajaran matematika
dengan metode permainan kartu dapat meningkatkan kemampuan peserta didik kelas II di
Madrasah Ibtidaiyah Wahid Hasyim dalam menyelesaikan berbagai masalah matematika yang
berkaitan dengan perkalian dan pembagian. 2) Dapat mengetahui tanggapan, perubahan prestasi
yang terjadi dari peserta didik dengan pelaksanaan pembelajaran matematika menggunakan
metode permainan kartu. 3) Dapat mengetahui kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan
pembelajaran matematika yang dilaksanakan dengan menggunakan metode permainan kartu.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian peserta
didik kelas II Madrasah Ibtidaiyah Wahid Hasyim semester II tahun pelajaran 2014/2015 dengan
jumlah peserta didik 25 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan test (yaitu pretest dan posttest
dalam setiap akhir siklus), obsevasi, dan wawancara secara tidak terstruktur.
Penelitian tindakan kelas telah terlaksana dalam dua siklus yang setiap siklusnya terbagi
dalam 3 pertemuan. Untuk pertemuan pertama dalam setiap siklus digunakan untuk penyampaian
materi pembelajaran. Pada siklus I pada pertemuan kedua dilakukan permainan kartu perkalian
dengan hasil maksimal 32, dan pada pertemuan ke tiga dilaksanakan pembelajaran dengan
permainan kartu dengan hasil di atas 32. Pada siklus II untuk pertemuan dilaksanakan permainan
kartu pembagian dengan hasil di bawah 5, dan pada pertemuan ke tiga dilaksanakan permainan
kartu pembagian dengan hasil di atas 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Pembelajaran
dengan permainan kartu terbukti dapat meningkatkan kemampuan peserta didik. Pada siklus
pertama ada peningkatan kemampuan rata-rata peserta didik hanya sebesar 12,5%. Peningkatan
kemampuan rata-rata yang dicapai peserta didik dapat mencapai 37,5% pada akhir siklus II. Hal
ini didapat dari hasil perbandingan peningkatan rata-rata kemampuan peserta didik, pada pretest
rata-rata yang dicapai sebesar 4,8 sedang hasil rata-rata peserta didik dalam posttest I sebesar 5,4
dan pada posttest II dihasilkan rata-rata sebesar 6,6. 2) pembelajaran matematika dengan
permainan kartu sangat menyenangkan, ada peserta didik yang merasa lebih mudah belajar
matematika dengan metode permainan hal ini diketahui dari hasil wawancara dengan peserta
didik; 3) kendala-kendala dalam pelaksanaan pembelajaran matematika dengan metode
permainan kartu di kelas II semester II MI Wahid Hasyim antara lain: memerlukan waktu banyak
dalam persiapan, butuh biaya yang tidak sedikit, suasana pembelajaran menjadi lebih ramai.
Namun secara umum pelaksananaan pembelajaran matematikan dengan permainan kartu dapat
berjalan sesuai denganyang direncanakan.
Key word : kemampuan hitung, perkalian, pembagian, dan permainan kartu deret .