DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI PROGRAM TAHFIDZ DAN TAHSIN AL QUR’AN KELAS VI DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI JEJERAN YOGYAKARTA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Alma Ata
Author
KHOLIDIN, NOR
Subject
PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH 
Datestamp
2020-07-03 07:15:18 
Abstract :
Program tahfidz dan tahsin Al Qur?an adalah program yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan siswa madrasah dalam mempelajari dan menghafal Al Qur?an. Pada praktiknya tidak semua madrasah mampu menerapkan program tersebut terutama madrasah yang tidak menyediakan asrama atau bukan tipe madrasah full day. Salah satu madrasah yang telah menerapkan program tahfidz dan tahsin adalah Madrasah Ibtidaiyah Negeri Jejeran Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program tahfidz dan tahsin Al Qur?an di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Jejeran Yogyakarta. Populasi atau Situasi sosial yang diteliti adalah kelas VI MIN Jejeran, 71 siswa kelas VI, koordinator program tahfidz dan tahsin, guru pengampu tahfidz, dan kegiatan pembelajaran tahfidz. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Purposive sampling dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah MIN Jejeran, koordinator program tahfidz dan tahsin, dan guru pengampu tahfidz. Snowball sampling digunakan untuk melengkapi dan memperkuat data dari purposive sampling dengan narasumber yang disesuaikan pada kondisi di lapangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan mengambil latar MIN Jejeran Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan langkah telaah data, reduksi data, unitisasi data, kategorisasi data, trianggulasi data, dan analisis frekuensi relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahfidz dan tahsin di MIN Jejeran sudah baik. Hal ini terbukti dengan adanya perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan guru pengampu tahfidz dalam membimbing para siswa yaitu talaqqi, penugasan, dan muroja?ah. Hasil yang dicapai dari pelaksanaan program tahfidz dan tahsin di MIN Jejeran sudah baik dengan persentase sebesar 66% atau sebanyak 47 siswa dari 71 total siswa telah menyelesaikan hafalan juz 30. Faktor-faktor yang menjadi pendukung adalah usia siswa yang ideal 7-13 tahun, lingkungan yang kondusif, dan guru pengampu program yang berkompeten di bidangnya. Adapun faktor yang menghambat antara lain siswa kurang konsisten, tidak adanya kurikulum yang baku, proses evaluasi belum maksimal, kurangnya dukungan orang tua, dan waktu yang tersedia kurang efektif dan efisien. Kata kunci: Implementasi, Program tahfidz dan tahsin. 
Institution Info

Universitas Alma Ata