Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA
kelas III di SD N Gunungsaren antara pembelajaran yang menggunakan model
pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan
pembelajaran model konvensional dan mengetahui efektifitas pembelajaran
kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar IPA siswa
kelas III di SD N Gunungsaren.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian
eksperimen. Studi eksperimen menggunakan desain penelitian quasi
eksperimental design dengan bentuk Nonequivalent control group design. Peneliti
meneliti adanya perbedaan yang terjadi di kelas eksperimen yaitu kelas yang
diberi perlakuan berupa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head
Together (NHT) dengan kelas kontrol yaitu kelas yang tidak diberikan perlakuan
model konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III yaitu
kelas III A dan III B sebanyak 49 siswa, dengan teknik pengambilan sampel
pengundian. Analisis data meliputi uji Normalitas, Homogenitas, dan Uji MannWhitney
U-Test
dengan
bantuan
program
SPSS
16.
Hasil
penelitian
menunjukkan
bahwa
terdapat
perbedaan
hasil
belajar
IPA
kelas
III di SD N Gunungsaren antara pembelajaran yang menggunakan model
pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan
pembelajaran model konvensional pada pembelajaran IPA kelas III di SD N
Gunungsaren Srandakan Bantul, dengan hasil nilai Exact Sig. (1-tailed) = 0,023 <
(0,05) maka Ho1 ditolak dan Ha1 diterima, dan efektivitas model pembelajaran
kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar IPA siswa
kelas III di SD N Gunungaren, ini efektif digunakan karena telah memenuhi 2
kriteria keefektifan yang ditentukan oleh peneliti, yaitu rata-rata yang didapatkan
di kelas eksperimen 95 dan terdapat 100% siswa yang mendapatkan nilai di atas
KKM dari jumlah siswa.