Abstract :
Latar belakang : Faktor yang berperan dalam meningkatkan prevalensi diabetes melitus
adalah peningkatan proporsi penduduk berusia lebih dari 40 tahun, cenderung
meningkat pada jenis kelamin perempuan, kontrol gula darah yang tidak terkontrol, dan
status nutrisi yang kurang baik, sehingga menyebabkan banyak yang rawat inap dengan
length of stay (LOS) yang panjang.
Tujuan penelitian : Mengidentifikasi dan menganalisa hubungan karakteristik pasien
diabetes melitus tipe 2 yang dirawat dengan length of stay (LOS) pasien diabetes melitus
tipe 2.
Metodologi penelitian : Deskriptif korelasional metode cross sectional dengan teknik
pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling metode purposive sampling
pengambilan sampel karakteristik pasien diabetes melitus tipe 2 dan length of stay (LOS)
tahun 2016 dengan jumlah sampel 200 rekam medik pasien diabetes melitus tipe 2.
Pengumpulan data menggunakan data sekunder. Analisa data univariat dengan
distribusi frekuensi. Analisa data bivariat dengan uji statistik spearman rank dengan
signifikan nilai p < 0,05 dan koefisien kontingensi.
Hasil penelitian : Umur yang terbanyak dirawat 56-65 tahun 82 pasien (41%), terbanyak
jenis kelamin laki-laki 104 (52%) dengan status gizi IMT range nomal 88 pasien (44%),
kadar gula darah saat masuk dirange 200-299 sebanyak 104 pasien (52%) dan LOS
tidak sesuai sebanyak 104 pasien (52%). Ada hubungan antara status gizi saat masuk
dengan LOS dengan nilai signifikansi 0,036, ada hubungan antara kadar gula darah
dengan LOS dengan nilai signifikansi 0.004.
Kesimpulan : Semakin kurang status nutrisi, LOS semakin panjang. Semakin tinggi
kadar gula darah, LOS semakin lama.
Kata kunci : Pasien diabetes melitus tipe 2, length of stay (LOS)