Abstract :
Latar beakang: Keselamatan pasien masih menjadi perhatian penting dalam
mewujudkan rasa aman dan peningkatan kualitas dalampelayanan kesehatan. Misi
pemerintah dalam mewujudkan kesehatan di Indonesia menjadikan Patient safety
(keselamatan pasien) adalah hal yang harus menjadi perhatian bagi setiap penyaji
pelayanan kesehatan. Menurut World Health Organitation (WHO) menunjukan
kejadian infeksi nosocomial di rumah sakit mencapai 9% atau lebih dari 1,4 juta
pasien di seluruh dunia. Angka tersebut menunjukan bahwa patient safety masih
belum dijalankan secara maksimal oleh para tenaga medis. Motivasi yang ada
dalam diri tenaga kesehatan merupakan suatu dorongan penting untuk mencapai
hasil yang maksimal karena adanya pengaruh antara pengetahuan motivasi
terhadap sikap mendukung penerapan patient safety.
Tujuan : Mengetahui Diskripsi motivasi kerja terhadap penerapan Patient Safety
di 6 Klinik Pratama Banguntapan Bantul.
Metodologi : Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian
Cross-sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini mengunakan purposiv
sampling instrumen penelitian mengunakan kuesioner dan ceklis observasi.
Hasil penelitian : Menunjukan bahwa mayoritas responden adalah wanita 23 orang
(69,7%). sebagian besar responden memiliki motivasi kerja dalam kategori
motivasi tinggi sebanyak 24 orang (72,7%). Penerapan Patient Safety yang yang
terlaksana 100% adalah sasaran 1 dan sasaran 5.
Kesimpulan : Diskripsi Motivasi Kerja yang diperoleh bearada dalam rentang tinggi,
keseluruhan sasaran pada penerapan patient safety sudah terlaksana cukup baik.
Kata kunci : Motivasi kerja dan Patient Safety