Abstract :
Latar Belakang : Skizofrenia merupakan suatu bentuk psiko fungsional dengan
gangguan utama pada proses pikir, efek/emosi, kemauan dan psikomotor desertai
distorsi kenyataan, terutama waham dan halusinasi, asosiasi terbagi-bagi.
Skizofrenia berlangsung menahun, dan sering kambuh. Permasalahan utama
karena keluarga kurang paham untuk merawat pasien skizofrenia. Edukasi bagi
keluarga pasien skizofrenia dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kekambuhan.
Tujuan : Mengetahui pemberian edukasi terhadap pengetahuan keluarga dalam
merawat pasien skizofrenia di UPT Puskesmas Seborokrapyak Banyuurip
Purworejo.
Metode Penlitian : Jenis penelitian quasi-experiment menggunakan rancangan
pretest-posttest design. Jumlah sampel 35 orang keluarga pasien skizofrenia
menggunakan teknik total sampling.. Analisis data menggunakan Wilcoxon Rank
Test.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan keluarga tentang Skizofrenia
sebelum pemberian edukasi diperoleh rarata 7,34 dan sesudah diberikan edukasi
meningkat menjadi 9,71. Hasil pengujian hipotesis ada perbedaan pengetahuan
sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang skizofrenia dengan peningkatan
2,37.
Kesimpulan : Pemberian edukasi mempengaruhi pengetahuan keluarga
skizofrenia.
Kata Kunci: Skizofrenia, Kekambuhan, Edukasi.