Abstract :
Latar Belakang : Remaja merupakan masa transisi atau peralihan dari masa
kanak-kanak menuju masa dewasa meliputi perubahan biologis, kognitif, sosioemosional.
pada
masa
ini
remaja
mengalami
berbagai
macam
perubahan
dan
tugas
perkembangan
masa remaja seperti berhubungan dengan penyesuaian sosial.
Perkembangan psikososial pada masa ini dimana masa-masa pencarian identitas
diri remaja mulai keluar dari lingkungan keluarga. periode ini remaja dapat
beresiko tinggi terjadinya kenakalan remaja dan kekerasan pada remaja. Perilaku
bullying merupakan masalah yang cukup serius pada remaja karena dapat
mempengaruhi perkembangan mental maupun psikososial pada remaja. bullying
tindakan intimidasi kepada orang lain secara fisik atau verbal.
Tujuan : Mengetahui hubungan perilaku bulling dengan kemampuan
perkembangan psikososial remaja di SMP PGRI Kasihan Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian : Rancangan penelitian ini menggunakan Deskriptif Analitik
melalui pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan di SMP PGRI Kasihan
Bantul Yogyakarta. Sampel berjumlah 93 responden diambil menggunakan tehnik
total sampling. Analisa data menggunakan Kendal Tau.
Hasil Peneliotian : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas perilaku
bullying dalam tingkatan rendah sebesar (98,9%), sedangkan kemampuan
psikososial dengan kategori cukup sebesar (58,1%). Perilaku bullying rendah
dengan kemampuan perkembangan psikososial pada kategori baik sebesar 39
(42,4%). Berdasarkan hasil analisis Kendal Tau diperoleh nilai p value 0,395
(p>0,05) yang artinya tidak ada hubungan perilaku bullying dengan kemampuan
perkembangan psikososial remaja di SMP PGRI Kasihan Bantul Yogyakarta.
Kesimpulan : Tidak ada hubungan perilaku bullying dengan kemampuan
perkembangan psikososial remaja di SMP PGRI Kasihan Bantul Yogyakarta.
Kata Kunci : Perilaku Bullying, Kemampuan Perkembangan Psikososial Remaja