Abstract :
Latar Belakang: Jumlah pasien dengan tindakan operasi yang semakin
meningkat dari tahun ketahun dapat mempengaruhi peningkatan komplikasi pasca
operasi seperti resiko terjadinya infeksi luka operasi (ILO) & infeksi nosokomial.
Peran tenaga kesehatan khususnya perawat di bangsal bedah terhadap prinsip
steril dalam melakukan prosedur perawatan luka post op laparatomi yang
merupakan suatu tindakan yang sangat penting dilakukan untuk mencegah
terjadinya infeksi.
Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui hubungan
1
2
, Susiana Sariyati
3
, Lia Endriyani
kepatuhan perawat terhadap prinsip steril perawatan luka dengan kejadian infeksi
luka post op laparatomi di ruangan bangsal bedah RSUD Wates.
Metode Penelitian merupakan penelitian deskriptif, dengan menggunakan
observasi berdasarkan SPO RSUD Wates. Populasi dalam penelitian ini adalah
perawat pelaksana yang melakukan perawatan luka di bangsal bedah RSUD
Wates pada bulan Mei-Juni 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan lembar observasi berdasarkan SPO Rsud Wates.
Hasil Penelitian kepatuhan perawat dalam melakukan prinsip steril perawatan
luka pada pasien post op laparatomi berdasarkan SPO RSUD Wates sebagian
besar adalah patuh (66,7%). Berdasarkan Infeksi luka operasi pada pasien post op
laparatomi di ruangan bedah sebagian besar adalah tidak ada tanda infeksi
(53,3%). Terdapat hubungan kepatuhan perawat terhadap prinsip steril perawatan
luka dengan kejadian infeksi pada luka post op laparatomi dibangsal bedah RSUD
Wates (? = 0,019 < ? = 0,05,)
Kesimpulan perawat pelaksana di bangsal bedah patuh dalam melakukan prinsip
steril perawatan luka berdasarkan Standar Prosedur Operasional (SPO) RSUD
Wates
Kata Kunci: infeksi luka post op laparatomi, kepatuhan perawat