Abstract :
Latar Belakang : Angka kejadian karies gigi pada Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
sebanyak 1.402.492 jiwa (50,5%). Sedangkan masalah kesehatan gigi dan mulut pada
siswa Sekolah Dasar Bantul cukup tinggi yaitu dari 1.063 siswa. Salah satu faktor yang
menyebabkan terjadinya karies gigi yaitu pola makan jajan yang tidak teratur.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan pola makan jajan anak dengan kejadian
karies gigi pada anak Usia Sekolah di SD Rejodadi Brengosan Ngestiharjo Kasihan Bantul.
Metode Penelitian : Deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam
penelitian ini adalah Anak usia sekolah kelas I-V tahun di SD Rejodadi Brengosan
Ngestiharjo Kasihan Bantul yang berjumlah 186 Anak. Pengambilan sampel dengan
menggunakan metode simple stratified rondom sampling. Jumlah sampel yang diambil
yaitu 35 anak.
Hasil Penelitan : Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan 60,0% sebagain
besar berumur 10 tahun 31,4%, pola makan jajan dalam kategori sering 77,1%, jenis makan
jajan yang sering di konsumsi yaitu Batagor, somay, burger, roti bakar, roti goreng,
martabak, bakso 22 anak (62,9%) dan kejadian karies gigi pada anak tergolong karies
65,7%, ada hubungan pola makan jajan anak dengan kejadian karies gigi anak, nilai
p=0,000 (p>0,05).
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pola makan jajan anak dengan kejadian karies gigi
pada anak usia sekolah di SD Rejodadi Brengosan Ngestiharjo Kasihan Bantul Yogyakarta.
Kata Kunci: Pola Makan Jajan Anak, Kejadian Karies Gigi